ankara escort

Potensi Kawasan di Sekitar ALKI II Bernilai Strategis Bagi Provinsi

Potensi Kawasan di Sekitar ALKI II Bernilai Strategis Bagi Provinsi

Gagasan untuk mengembangkan potensi kemaritiman sudah menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sejak tahun 2004. Gubernur Kalimantan Timur mengarahkan kepada Balitbangda Prov. Kaltim untuk melaksanakan kegiatan Pengembangan Potensi Kawasan di Sekitar Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. Proses panjang yang dilalui hingga menghasilkan Nota Kesepakatan Bersama/Memorendum of Understanding (MoU) yang merupakan tujuan utama sudah ditandatangani oleh 11 Provinsi yang berada di sekitar Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II pada Hari Nusantara tanggal 15 Desember 2014 di Kota Baru Kalimantan Selatan disaksikan oleh Presiden RI, Joko Widodo. Provinsi dimaksud meliputi NTB, Bali, Jawa Timur, Kalsel, Kaltim, Kaltara, Sulsel, Sulbar, Sulteng, Sulut dan Gorontalo.

Banyak potensi yang dapat dikembangkan di kawasan disekitar yang dilalui ALKI II sebagai dukungan terhadap program Nasional dalam memajukan industry kemaritiman, diantaranya sektor kelautan dan perikanan, perhubungan, pariwisata, SDM dan Iptek. perdagangan, PU dan infrastruktur dan  lingkungan hidup. Kaltim memiliki potensi kemaritimin yang sangat strategis dalam mendukung ALKI II. “Produksi di bidang penangkapan ikan, Kaltim sudah melebihi target Nasional sehingga perlu penanganan ekspor antar pulau, ”, demikian disampaikan oleh Kasi Reklame dan Jasa Kelautan Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kaltim dalam rapat Panitia Daerah Pengembangan Potensi Kawasan di Sekitar Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II tanggal 26 September 2017 di Balitbangda Prov. Kaltim dipimpin oleh Kepala Bidang Sosial dan Pemerintahan, Ir. Noor Albarkati, MT didampingi oleh Plt. Kasubbid Sosial Budaya (Hj. Robiatun Wahidah, S.Kom, M.Si). Sedangkan untuk sektor Pariwisata, ALKI II dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan Raperda terkait rencana induk industry pariwisata di Kalimantan Timur.

Namun dalam perjalanannya Kesepakatan Bersama (MoU) Pengembangan Potensi Kawasan di Sekitar yang dilalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II  telah selesai ditandatangani direncanakan akan dilakukan penandatanganan naskah MoU tersebut oleh Ibu Susi Pujiastuti Menteri Kelautan dan Perikanan RI selaku Ketua Harian Dewan Kelautan Indonesia (DEKIN) untuk diketahui.  Sesuai dengan rencana dan koordinasi/konsultasi dengan Sekretariat DEKIN, telah ditetapkan bahwa penandatanganan tersebut akan dilaksanakan pada bulan September 2016 pada acara Semiloka Pengembangan Potensi Kawasan di Sekitar yang dilalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II di Sekretariat DEKIN Jakarta bersamaan dengan rencana pembuatan Forum Kerjasama ALKI II 11 Provinsi dan penyerahan Roadmap ALKI II dai DEKIN ke Bappenas. Dalam perkembangannya Dekin sebagai lembaga yang berfungsi sebagai forum konsultasi bagi penetapan kebijakan umum di bidang kelautan dibubarkan berdasarkan Perpres RI No. 116 tahun 2016.

Hingga saat ini Balitbangda sebagai leading sector kegiatan Pengembangan Potensi Kawasan di Sekitar Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II masih menunggu arahan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritim dan Sumberdaya RI pasca dibubarkannya DEKIN. Diharapkan ada tindak lanjutnya karena bernilai strategis bagi Provinsi Kalimantan Timur di masa yang akan datang.

Rapat Panji-panji Keberhasilan Pembangunan Prov. Kaltim tahun 2017

Rapat Panji-panji Keberhasilan Pembangunan Prov. Kaltim tahun 2017

Dalam rangka memperingati HUT Provinsi Kalimantan Timur ke-61 Tahun 2018, akan dilaksanakan kembali Penganugerahan Penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten/ Kota se Kalimantan Timur berupa Panji Keberhasilan Pembangunan Prov. Kaltim,  dimana pelaksananya memasuki tahun ke -9.

Rapat berlangsung tanggal 19 September 2017 bertempat di Balitabngada Prov. Kaltim dipimpin oleh Kepala Balitbangda Prov. Kaltim, Prof. Dwi Nugroho Hidayanto, M.Pd. dan diikuti oleh OPD dan institusi terkait.

  • Kegiatan Panji-Panji Keberhasilan Pembangunan di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2017  terdiri  50 bidang antara lain di mulai dari bidang Pembangunan Hukum dan HAM, bidang E-Government, dan lainnya
  • Pemberian penghargaan Panji-panji Keberhasilan Pembangunan Kaltim diberikan kepada Bupati/ Walikota se-Kaltim. Tahun ini direncanakan sebanyak 50 buah. Penyerahan panji dilaksanakan pada acara perayaan HUT Provinsi. Kaltim, yang akan dilaksanakan 9 Januari 2018 dengan tujuan :
  1. Memberikan motivasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten/ Kota se- Kalimantan Timur dalam pelaksanaan pembangunan di daerah masing- masing.
  2. Wahana pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan di masing-masing Kabupaten/ Kota.

            Adapun Sasarannya adalah :

a. Diperolehnya gambaran kinerja Pemerintah Kabupaten/ Kota se

     Kalimantan Timur dalam menunjang agenda pembangunan daerah di Provinsi

     Kalimantan Timur.

b. Meningkatnya minat para pihak dalam berkontribusi dalam pembangunan

    daerah di Provinsi Kalimantan Timur.

RAKORDA KELITBANGAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2017

RAKORDA KELITBANGAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2017

TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau menjadi tuan rumah pelaksanaan rapat koordinasi daerah (Rakorda) Kelitbangan se-Kalimantan Timur. Rakorda yang digelar di ruang rapat Sangalaki Setkab Berau, Kamis (9/11), dibuka Tenaga Ahli Gubernur Kaltim Bidang Pertanian, SDA dan Lingkungan Hidup, Prof Marlon Ivanhoe Aipassa mewakili Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

Rakorda Kelitbangan ini mengambil tema perumusan peran strategis perangkat penelitian dan pengembangan sebagai poros perumusan kebijakan dalam mendorong inovasi daerah. Rakorda ini dilaksanakan guna memperkuat peran dan fungsi kelembagaan kelitbangan dengan mewujudkan konulu porno optimalisasi hasil kelitbangan dan sinkronisasi program bidang kelitbangan di daerah.

Tenaga Ahli Gubernur Kaltim Bidang Pertanian, SDA dan Lingkungan Hidup, Prof Marlon Ivanhoe Aipassa membacakan sambutan Gubernur Kaltim, mengungkapkan badan penelitian dan pengembangan merupakan institusi yang strategis yang diharapkan menghasilkan berbagai terobosan baru dalam mendukung percepatan pembangunan daerah secara tepat sasaran dan daya saing menuju visi misi strategis pemerintah daerah. Sehingga melalui rakorda ini, dikatakannya, lebih menguatkan peran kelitbangan di daerah, khususnya di Kaltim.

Melalui rakorda ini kita harapkan ada kesamaan persepsi dalam program dan kegiatan kelitbangan, riset dan inovasi daerah di Kalimantan Timur,” ungkap Kepala Balitbangda Kaltim, Eddy Koeswandi, selaku ketua penyelenggara.

Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo dalam kesempatan itu menyampaikan tema pelaksaan rakorda kelitbangan se-Kaltim tahun ini sangat sesuai dengan apa yang telah dilakukan Pemkab Berau.

Daerah ini, lanjut dia, dari waktu ke waktu sangat mendukung penyelenggaraan kelitbangan. Di mana, dalam penyelenggaraan kelitbangan memiliki dua aspek utama yang menjadi fokus perhatian yaitu, penyampaian penjelasan berdasarkan substansi kelitbangan dan penjelasan konulu porno tentang operasionalisasi kelitbangan.

Kegiatan utama dalam kelitbangan terdiri dari penelitian, pengkajian, pengembangan, perekayasaan, penerapan, pengoperasian, dan evaluasi kebijakan. Kegiatan utama kelitbangan ini menurutnya perlu terus dimaksimalkan. Terdapat banyak tantangan yang harus dilalui.

“Dalam rakorda ini pula diharapkan kita dapat berbagi pengalaman dalam menangani tantangan tantangan kelitbangan,” ungkapnya.

Begitu juga dengan kegiatan pendukung kelitbangan yang menurut wabup, juga perlu banyak pembenahan. Kegiatan pendukung berupa peningkatan kapasitas kelembagaan, penguatan ketatalaksanaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan kualitas perencanaan dan evaluasi program, fasilitasi inovasi daerah, pengembangan basis data kelitbangan, penguatan kerja sama kelitbangan dan pemenuhan sumber daya organisasi.

“Aktivitas kelitbangan harus bergerak dalam sinergitas sehingga mampu menciptakan inovasi dan menjamin kualitas kebijakan agar lebih inovatif dan mampu merespons tuntutan pelayanan publik maupun dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah,” jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut, unsur forum koordinasi pimpinan daerah dan pejabat di lingkungan Pemkab Berau. Hadir pula Kepala Bidang Otonomi Daerah Badan Litbang Kemendagri, Heryandy Roni sebagai narasumber.(prokal/berau)

Pusat Sains Daerah

Pusat Sains Daerah

SAMARINDA. Dalam rangka meningkatkan ketertarikan dan pemahaman masyarakat di Kalimantan Timur terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi,  Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui asyabahis giriş
Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Prov. Kaltim bekerjasama dengan Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi melaksanakan inisiasi pendirian Pusat Sains Daerah Kalimantan Timur yang bertempat di Gedung Education Center Kalimantan Timur di Kota Samarinda.

Pusat Sains Daerah yang diresmikan Gubernur Kalimantan Timur pada Selasa (24/10) merupakan wahana sumber belajar iptek yang memberi pengalaman nyata kepada pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan sains dan teknologi melalui alat-alat peraga interaktif  hands-on dan minds-on. Melalui Pusat Sains Daerah pengunjung diajak memahami berbagai fenomena sains dan teknologi dengan pendekatan konsep yang mudah, sederhana dan menyenangkan (fun, simple and easy). Pusat Sains Daerah tidak hanya berfungsi sebagai wahana untuk mendapatkan pengetahuan, namun juga berperan dalam menstimulir pengunjung didalam mengembangkan nalar, berinovasi dan mengkonstruksi ide-ide baru. Pusat Sains Daerah Kalimantan Timur merupakan Pusat Sains Daerah ke-22 di Indonesia asyabahis
dan yang ke-4 di Kalimantan.

Untuk mengisi inisiasi Pendirian Pusat Sains Daerah Kalimantan Timur tersebut, dilaksanakan kegiatan Science For All pada tanggal 24-26 Oktober 2017. Kegiatan Science For All terdiri dari kegiatan Peragaan Iptek Keliling, Workshop Siswa SMA, Workshop Guru SMP dan Workshop Siswa SMP. Peragaan Iptek Keliling yang dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut yang diisi dengan pameran 48 alat peraga sains interaktif yang dapat disentuh mainkan oleh seluruh kalangan masyarakat dari anak usia dini hingga dewasa. Sedangkan untuk kegiatan workshop dengan mengangkat tema Sains Nutrisi untuk siswa SMA, Pembelajaran Sains Interaktif untuk guru SMP dan workshop roket air untuk siswa SMP dilaksanakan masing-masing pada tanggal 24, 25 dan 26 Oktober. Dari 48 alat peraga yang ditampilkan pada Peragaan Iptek Keliling, terdapat 18 alat peraga iptek yang dihibahkan oleh PP-IPTEK Kemenristekdikti kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. (/zik)

nakitbahis

Serah Terima Jabatan Kepala Balitbangda Prov. Kaltim

Serah Terima Jabatan Kepala Balitbangda Prov. Kaltim

SAMARINDA. Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah dilaksanakan pada Rabu (25/10) oleh Gubernur Kalimantan Timur H. Awang Faroek Ishak di Pendopo Lamin Etam Kantor Gubernur Kaltim, dimana salah satu Pejabat yang dilantik adalah H. Eddy Kuswadi, SE, MM. sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Prov. Kaltim (Balitbangda) menggantikan Prof. DR. Dwi Nugroho Hidayanto, M.Pd. yang dilantik menjadi Kepala Badan Pengembangan Sumber daya manusia Prov. Kaltim.

Menindaklanjuti hal tersebut, Rabu (1/11) dilakukan Serah Terima Jabatan Kepala Balitbangda Prov. Kaltim di Aula Balitbangda Jl. MT. Haryono Samarinda. Selain seluruh Pegawai Balitbangda Prov. Kaltim, dalam kesempatan tersebut juga hadir beberapa pegawai yang sudah purna tugas, serta mantan Kepala Balitbangda periode tahun 2004 – 2006 H. Ismet Barakbah.

Dalam Sambutannya, Prof. DR. Dwi Nugroho Hidayanto, M.Pd. menyampaikan bahwa selama kepemimpinannya telah menghasilkan beberapa fasilitas penting, antara lain, Pusat Diseminasi dan Inovasi IPTEK, Pusat Sains Daerah, The Buluminung Nuclear Industrial Science Techno Park (BNI-STP), serta beberapa bentuk kerjasama yang harus ditindaklanjuti, seperti MOU Tripartite antara Pemprov. Kaltim dengan Pemkab. Kutai Timur dan Kaltim Prima Coal (KPC), MOU dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) terkait dengan Pre FS BNI-STP, MOU kerjasama ALKI II antara 11 Gubernur, dan MOU dengan Victoria University, Australia, serta rumusan konsep untuk perubahan Undang-undang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (HKPD) sebagai instrumen perjuangan ke Pemerintah Pusat melalu DPR-RI dan DPD.

Beliau berharap agar Pemimpin Baru dapat terus melaksanakan kegiatan dan kerjasama yang telah dirintis demi maslahat yang lebih besar bagi Kalimantan Timur, serta terus membangun silaturahmi internal maupun eksternal melalui jejaring yang ada untuk keberlangsungan marwah Kelitbangan Kaltim.

Sebagai Kepala Balitbangda yang baru, H. Eddy Kuswadi, SE, MM. mengharapkan dukungan dan kerjasama semua pihak dalam rangka melanjutkan pekerjaan dan program-program yang akan dilaksanakan agar memperoleh hasil yang maksimal. (/fb)

mersin escort | eskişehir escort | escort mersin | mersin escort
konya escort
porno izle seks hikaye