ankara escort

Lima Ribu Peserta Ikut Menari Ramaikan HUT ke 61 Pemprov Kaltim

Lima Ribu Peserta Ikut Menari Ramaikan HUT ke 61 Pemprov Kaltim

SAMARINDA, TRIBUN – Pelaksanaan upacara HUT ke 61 Pemprov Kaltim dirangkai dengan tarian Merajut Nusantara, di Stadion Sempaja Samarinda, Selasa (9/1). Tarian disebut diikuti 5.000 peserta, mulai dari PNS, Honorer Pemprov hingga masyarakat yang hadir dalam upacara tersebut.

“Dipilihnya tarian Merajut Nusantara juga tak lepas dari keberagaman suku yang ada di Indonesia. Apalagi, ini momentum Pilkada, dimana keberagaman bisa menjadi kunci untuk persatuan,” ucap Kabiro Humas dan Protokol Pemprov, Tri Murti Rahayu, Selasa (9/1).

Ada perwakilan 6 jenis tarian yang dilakukan bersamaan selama 12 menit tersebut. “Ada tari Dayak, tari Tor-Tor, tari Tobelo, Papua, Jepen, serta tarian Sunda,” ucap Tri Murti Rahayu.
Peserta dari tarian tersebut, bukan hanya kalangan masyarakat. Tetapi juga dari kalangan PNS serta honorer dari Pemprov Kaltim.

Tak hanya itu, persiapan terkait tari ini, juga dikomandoi langsung oleh Tri Murti Rahayu, yang kebetulan memiliki beberapa jaringan dalam pelaksanaan tari. Ia , selain juga sebagai Kabiro Humas, juga merupakan Ketua Harian dari IODI (Ikatan Olahraga Dance Sport Indonesia) Kaltim. Dijelaskannya, latihan beberapa peserta untuk ikuti tari, sudah dilakukan jauh-jauh hari.

“Latihannya sudah lama. Tahun lalu, kan juga digelar tarian massal. Mereka biasanya latihan di depan Kantor Gubernur Kaltim , ketika jam bekerja sudah selesai. Ini juga harus diberikan applause, karena tak sekedar bekerja di pemerintahan, tetapi pegawai-pegawai ini juga ikut andil dalam memeriahkan HUT ke 61 Pemprov,” katanya.

Beberapa pejabat yang hadir dalam acara tersebut, juga ikut tampak hadir menggerakkan badan mereka ikuti penggerak tari yang berada di area panggung khusus. Mulai dari Rusmadi, Sekda Kaltim, Bupati Kutim, Ismunandar, PJ Bupati Kukar, Edi Damansyah, hingga beberapa pejabat Pemprov, maupun Kabupaten/ Kota.

Gubernur Kaltim, Awang Faroek ikut menyampaikan harapannya di usia Pemprov yang kini memasuki 61 tahun tersebut. “HUT ini harus dijadikan momentum untuk manjadikan Kaltim sebagai daerah yang maju. Harus lebih bekerja keras, bekerja cerdas, mensejahterakan ekonomi yang lebih baik untuk masyarakat,” ucapnya.

Dipilihnya tarian dari 6 daerah di Indonesia, disebut Awang sebagai cermin akan kondisi Kaltim yang saat ini masih kondusif. “Ini sebagai bukti, bahwa Kaltim yang heterogen ini, bisa terus dipertahankan dan semakin kondusif. Banyak suku, agama dan golongan tetapi tetap aman,” ucapnya. Dalam kegiatan tersebut, juga diberikan panji-panji penghargaan kepada Kabupaten/ Kota yang ada di Kaltim. (anj)

Puncak HUT ke 60 Provinsi Kaltim, Gubernur Gaungkan Kerja Kerja dan Kerja

Puncak HUT ke 60 Provinsi Kaltim, Gubernur Gaungkan Kerja Kerja dan Kerja

SAMARINDA – Genap 60 tahun Provinsi Kaltim telah berdiri di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada 9 Januari 2017. Itu artinya, Kaltim bukan lagi provinsi yang berusia muda.

Sebab itulah, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak berharap agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kaltim ke depan harus semakin maju. Untuk itu, maka perlu kerja nyata semua pihak, terutama jajaran Pemprov Kaltim. Sesuai tema HUT ke-60 Provinsi Kaltim yakni “Wujudkan Kerja Nyata untuk Kaltim Sejahtera”.

Gubernur Awang Faroek mengajak agar semua komponen daerah ini untuk kerja kerja dan kerja, utamanya bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Kaltim dan pemerintah kabupaten/kota.

“Saya yakin, meski saat ini ekonomi negara dan daerah mengalami perlambatan. Tetapi, ke depan jika semua rakyat bekerja maka kesejahteraan dapat terwujud. Mari bekerja kerja kerja dan kerja,” kata Awang Faroek Ishak saat memimpin upacara puncak HUT ke-60 Provinsi Kaltim di Lapangan Sepakbola Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda, Senin (9/1).

Awang mengatakan mewujudkan kesejahteraan rakyat bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemprov Kaltim tetapi semua pihak. Karena itu, wajar jika kerja nyata dilakukan seluruh rakyat, sehingga perekonomian masyarakat pun semakin baik.

Meski demikian, walau pertumbuhan ekonomi secara umum mengalami perlambatan tetapi daya saing Kaltim masih berada di deret ketiga setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur. Bahkan sektor agroindustri di Kaltim memberikan peluang besar bagi siapa saja yang akan berinvestasi.  Diyakini, pertumbuhan ekonomi Kaltim akan semakin baik jika semua pihak mau bekerja dan fokus untuk bekerja.

“Kita harus optimistis pertumbuhan ekonomi Kaltim semakin baik. Tahun ini diyakini akan mengalami perbaikan,” yakin Gubernur.

Selain itu, secara khusus Gubernur Awang Faroek Ishak memberikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang telah mewujudkan kondusifitas daerah. Meski beberapa waktu lalu sempat terjadi teror bom di Samarinda, jajaran TNI dan Polri bekerja sigap sehingga pelaksanaan perayaan Natal dan tahun baru 2017 di Kaltim berlangsung aman dan lancar.

“Pemprov Kaltim memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras jajaran TNI dan Polri. Semoga kondusifitas ini terus berjalan baik di tahun-tahun selanjutnya. Dengan begitu pemerintah bersama rakyat dapat mewujudkan kerja yang baik menuju peningkatan kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Hadir pada upacara HUT ke-60 Provinsi Kaltim, Senin (9/1) tadi, Wagub Kaltim HM Mukmin Faisyal HP, Sri Sultan HB X dan istri, Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi, Ketua DPRD Kaltim Syahrun, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Johny L Tobing, Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin dan Danrem 091 ASN Brigjen TNI Makmur Umar, Kajati Kaltim Abdoel Kadiroen dan sejumlah walikota/wawali dan bupati/wabup dan Sekda se-Kaltim. Turut hadir mantan Gubernur Kaltim Suwarna AF, mantan Wagub Kaltim Suharsono dan Farid Wadjdy.

Upacara dirangkai dengan penyerahan panji-panji keberhasilan kepada pemerintah kabupaten/kota se-Kaltim, launching e-samsat dan i-kaltim, penampilan tari Gemu Fa Mi Re yang diikuti 600 peserta dari ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita Provinsi Kaltim, pencatatan rekor MURI Tari Jepen yang diikuti seluruh peserta upacara dan undangan sebanyak 4.160 peserta. Atas tampilan ini Provinsi Kaltim berhak menerima catatan rekor dunia tentang Penari Jepen Terbanyak. Bahkan Sri Sultan HB X dan istri turut berbaur dalam gerak dan tari tersebut. (jay/sul/es/humasprov)

mersin escort | eskişehir escort | escort mersin | mersin escort
konya escort
porno izle seks hikaye