Gubernur Awang Faroek menggunting pita meresmikan pembukaan Kaltim Expo 2018. Gubernur juga menyempatkan waktu untuk meninjau hampir semua stan pameran. (seno/humasprov)

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak membuka Kaltim Expo 2018 dengan tema “Satu Dekade Kepemimpinan Profesor Dr H Awang Faroek Ishak  (2009-2018). Indonesia Kaya, Kaltim Tempat Investasi yang Kondusif.

Kaltim Expo tahun ini diikuti 303 stand terdiri instansi pemerintah baik provinai maupun kabupaten dan kota se-Kaltim, BUMN/BUMD, serta pelaku UKM dan swasta berpartisipasi. Termasuk pelaku usaha dari Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan. Expo menampilkan berbagai kemajuan pembangunan Kaltim diselenggarakan selama 5 hari sejak 29 Agustus hingga 2 September.

Gubernur Awang Faroek menegaskan Kaltim memiliki berbagai potensi dan sumber daya alam yang berlimpah menjadi daerah destinasi investasi yang prospektif. Terlebih Benua Etam merupakan daerah yang sangat kondusif  sehingga investasi sangat terbuka bagi investor yang ingin mengembangkan sektor usahanya. “Kaltim harus menjadi provinsi destinasi investasi. Kekayaan SDA harus dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat,” kata Awang Faroek di Planery Hall Sempaja Convention Hall Samarinda, Rabu (29/8).

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP Kaltim H Abdullah Sani berharap ajang Kaltim Expo selain terjadi kerja sama usaha lintas daerah bahkan provinsi juga terjadi transaksi tunai. “Target kita transaksi tahun ini mencapai Rp10 miliar atau meningkat dari tahun lalu sekitar Rp9 miliar,” ujarnya.

Hadir Direktur Utama Bankaltimtara H Zainuddin Fanani dan jajaran FKPD Kaltim, Walikota Samarinda H Syaharie Ja’ang dan pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Kaltim. (yans/sul/humasprovkaltim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here