HARI INI JOKOWI LANTIK ISRAN-HADI

HARI INI JOKOWI LANTIK ISRAN-HADI

JAKARTA – Hari ini, Senin (1/10) dipastikan Presiden Joko Widodo melantik H Isran Noor dan H Hadi Mulyadi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim untuk periode 2018-2023.

Pelantikan Gubernur/Wakil Gubernur Kaltim direncanakan digelar di Istana Negara Jakarta dan waktu pelantikan menyesuaikan jadual Presiden Joko Widodo yang rencananya juga akan mengunjungi korban gempa dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“Memang ada perubahan waktu pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur. Semula pagi diubah jadi siang pukul 15.00 Wita. Tapi informasi terbaru akan dimajukan lagi karena Presiden Joko Widodo akan berangkat ke Palu,” kata Pj Sekretaris Provinsi Kaltim Dr Hj Meiliana didampingi Plt Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim Riawati, Minggu (30/9).

Kepastian pelantikan duet pemimpin Benua Etam itu diperoleh dari pihak Sekretariat Negara dan Protokol Kepresidenan serta Kementerian Dalam  Negeri.

Pada dasarnya ujarnya, Pemprov Kaltim jauh-jauh hari sudah mempersiapkan pelaksanaan pelantikan yang sebelumnya diinformasikan pada 27 September, namun urung terlaksana.

Sebagai gantinya pemerintah pusat menunjuk Restuardy Daud sebagai Pejabat (Pj) Gubernur Kaltim pada Sabtu (22/9) di Pendopo Lamin Etam. Pelantikan dilakukan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Dijelaskannya, pelantikan gubernur/wakil gubernur bertepatan Hari Kesaktian Pancasila bersamaan dengan pelantikan Gubernur/Wakil Gubernur Sumatera Selatan.

“Pelantikan dan serah terima jabatan (Sertijab) dilaksanakan di Jakarta. Khusus pelantikan memang undangan terbatas karena di Istana Negara sedangkan sertijab bisa seluruh kepala OPD hadir sebab acaranya di Kemendagri,” ungkapnya.

Selain pelantikan gubernur, selanjutnya juga akan dilakukan pelantikan Ketua Dekranasda pada pukul 17.00. Acara tersebut akan dilaksanakan di Wisma Negara.

Sementara untuk pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK akan dilakukan pada pukul 19.00 di Sasana Bhakti Praja Kemendagri dilanjutkan Sertijab Gubernur/Wakil Gubernur Kaltim antara Pj Gubernur Kaltim Restuardy Daud dengan H Isran Noor. (yans/sul/ri/humasprov kaltim)

PARIPURNA KE-27 DPRD KALTIM, ARDY DAUD : TETAP SESUAI TARGET

PARIPURNA KE-27 DPRD KALTIM, ARDY DAUD : TETAP SESUAI TARGET

SAMARINDA – Pj Gubernur Kaltim Restuardy Daud kembali menghadiri Rapat Paripurna ke-27 DPRD Kaltim di Gedung Utama DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar Samarinda, Rabu (26/9). Rapat Paripurna ini beragendakan tanggapan pemerintah atas pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kaltim terhadap Raperda tentang Perubahan APBD TA 2018.

Dalam kesempatan tersebut, Restuardy Daud yang akrab disapa Ardy Daud mengatakan pemerintah sependapat  Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 harus menyasar orientasi belanja pada pemenuhan kebutuhan masyarakat baik di bidang pendidikan, kesehatan maupun kesejahteraan rakyat.

Ardy Daud juga menjelaskan berbagai capaian proyek, termasuk  proyek multi years contract. Diantaranya terkait progres Jalan Tol Balikpapan – Samarinda, Jembatan Jembatan Mahakam IV, Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Maloy dan Bandara APT Pranoto Samarinda.

“Secara kumulatif Seksi I progres fisik mencapai 86,42 persen., Seksi  II, III dan IV mencapai 70,52 persen. Sementara Seksi V yang didanai APBN dan loan China progresnya mencapai 54,49 persen,” papara Ardy Daud.

Proyek lainnya pembangunan Jembatan Mahakam IV bentang 400 Meter, progres fisik sampai September 2018 mencapai 74,81%. Selanjutnya, pembangunan Jalan Pendekat Mahakam IV Sisi Samarinda Kota dengan panjang 502,4 meter progress fisik sampai September 2018 telah mencapai 90,03%.

Sedangkan untuk pembangunan Jalan Pendekat Mahakam IV Sisi Samarinda Seberang dengan panjang 386,65 meter, progres fisik sampai September 2018 telah mencapai 85,18%.

Dipaparkan pula terkait pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Maloy dengan kapasitas reservoir 5000 meter kubik dan kapasitas produksi Instalasi Pengolahan Air sebesar 200 liter/detik, berlokasi di KEK MBTK Kabupaten Kutai Timur, progres sampai dengan September 2018 telah mencapai 86,137%.

Ardy Daud juga menjelaskan pembangunan Bandara APT Pranoto yang telah dilakukan soft opening oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak beberapa waktu lalu. Saat ini telah terbangun gedung terminal dengan luas 15.000 m² dilengkapi dengan 2 unit garbarata dan selesai tahun 2013 dengan kapasitas 2,5 juta penumpang per tahun. Sedangkan sisi udara telah selesai dibangun landas pacu 2.250×45 meter, apron 300×123 meter dan exit taxiway 180×23 meter.

Dalam rangka peningkatan layanan penerbangan direncanakan beberapa rute penerbangan menggunakan pesawat sejenis Boeing 737. Diantaranya Samarinda-Yogyakarta-Bandung, Samarinda-Surabaya dan  Samarinda-Jakarta.

Perkembangan saat ini telah memasuki tahapan penyempurnaan runway strip sebagai kriteria untuk penerbangan pesawat berbadan besar sambil menunggu kesiapan beberapa maskapai yang telah berminat dan melakukan survey diantaranya Express Air, Wings air dan Garuda Indonesia. “Pemerintah tetap mengupayakan untuk menyelesaikan sesuai dengan target. Untuk ini tentu kami sangat berharap dukungan dan masukan dari seluruh anggota dewan,” kata Ardy Daud.

Hadir dalam rapat paripurna mendampingi Pj Gubernur Ardy Daud, Asisten Administrasi Umum Setprov Kaltim Bere Ali dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kaltim dan pejabat eselon III dan IV Pemprov Kaltim. (jay/sul/humasprov kaltim)

SABTU, MENDAGRI AKAN LANTIK PJ GUBERNUR KALTIM

SABTU, MENDAGRI AKAN LANTIK PJ GUBERNUR KALTIM

SAMARINDA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dipastikan melantik Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Restuardy Daud di Pendopo Lamin Etam Samarinda, Sabtu (22/9).

Menteri Tjahjo Kumolo dijadwalkan tiba di Balikpapan,  Jumat (21/9). Kemudian, Sabtu (22/9) pagi dari Balikpapan ke Samarinda menggunakan helikopter Mendagri Tjahjo Kumolo beserta istri dan rombongan dari Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan ke Bandara APT Pranoto.

“Menteri Tjahjo Kumolo Jumat ini sudah tiba dan menginap di Balikpapan. Jadi, persiapan terus dilakukan

hingga pelaksanaan pelantikan nanti,” kata Pj Sekprov Kaltim Dr Hj Meiliana ketika memimpin rapat persiapan Pelantikan Pj Gubernur Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (17/9).

Pelantikan Pj Gubernur Kaltim juga dirangkai dengan serah terima jabatan Ketua TP PKK Kaltim. Meiliana mengatakan pelantikan dihadiri kurang lebih 500 undangan, termasuk Gubernur dan Wagub Kaltim terpilih  H Isran Noor dan H Hadi Mulyadi juga diundang.

Persiapan Pelantikan Pj Gubernur Kaltim dipimpin Pj Sekprov Kaltim Meiliana didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra M Sa’bani dan Kepala Bappeda Kaltim Zairin Zain di Ruang Tepian 1 Kantor Gubernur Kaltim dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Kaltim.

“Kita harapkan tidak ada perubahan jadwal lagi. Yang jelas, Sabtu ini Pelantikan Pj Gubernur Kaltim dengan masa jabatan hingga akhir masa jabatan Gubernur 18 Desember 2018,” jelasnya. (jay/sul/humasprov kaltim)

RAKOR FORKOPIMDA KALTIM 2018, GUBERNUR : SINERGITAS TERBANGUN BAIK DAN BERKELANJUTAN

RAKOR FORKOPIMDA KALTIM 2018, GUBERNUR : SINERGITAS TERBANGUN BAIK DAN BERKELANJUTAN

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan sinergitas yang terbangun antara pemerintah daerah dengan TNI dan Polri khususnya Kodam VI Mulawarman dan Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim sudah terbangun dengan baik dan berkelanjutan. Hal itu ditegaskan gubernur saat memimpin Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim di Plenary Hall Sempaja Convention Hall Samarinda, Senin (17/9).

Menurut dia, sinergitas yang kuat antara tiga pilar (pemeriantah, TNI dan Polri) telah terbangun kuat dibuktikan dengan tetap stabil dan terpeliharanya kondusifitas daerah dan Kamtibmas Kaltim selama ini termasuk masa-masa memasuki tahapan hingga pasca pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada Juni lalu.

Dimana, Kaltim melaksanakan dua agenda yakni pemilihan gubernur/wakil gubernur Kaltim serta pemilihan bupati/wakil bupati Penajam Paser Utara (PPU). “Sinergitas yang kuat dan tangguh yang kita bangun selama ini demi tegaknya kedaulatan NKRI,” katanya.

Awang berharap di tahun-tahun politik saat sekarang ini khususnya menjelang Pilpres dan Pileg (DPRD, DPR-RI/DPD-RI) maka stabilitas tetap harus terjaga dan semua pihak harus lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Diungkapkannya, tahapan pemilu 2019 sudah dimulai sejak minggu ketiga September 2018 hingga pertengahan April 2019. Awang mengajak seluruh komponen dan elemen masyarakat Kaltim untuk bersama-sama tiga pilar Kamtibmas untuk mengidentifikasi dan melakukan deteksi dini terhadap kerawanan konflik di masyarakat agar Benua Etam terhindar dari bencana sosial. “Target kita Pilpres dan Pileg 2019 sukses serta berjalan lancar tanpa kendala dan permasalahan. Inilah pentingnya sinergitas Kamtibmas kita bangun,” ungkapnya.

Rakor dihadiri Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto dan Kapolda Kaltim Irjen Polisi Priyo Widyanto, Pj Sekprov Kaltim Dr Hj Meiliana dan Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun serta bupati/walikota se-Kaltim dan pimpinan instansi vertikal.

Kegiatan tiga pilar Kamtibmas bertema “Tingkatkan Sinergitas Pemerintah Daerah, TNI dan Polri dalam rangka menghadapi Pemilu Serentak 2019” diikuti ribuan peserta terdiri Forkopimda kabupaten/kota serta camat/lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas se-Kaltim.

Tampak hadir para asisten dan Sekda serta Kepala Badan Kesbangpol kabupaten/kota dan pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Kaltim. Kapolres/kapolsek serta Dandim/Danramil se-Kaltim. (yans/sul/humasprov kaltim)

Riset: Jurusan Kuliah Menjadi Faktor Ketidaksetaraan Gaji di Kantor

Riset: Jurusan Kuliah Menjadi Faktor Ketidaksetaraan Gaji di Kantor

Kamu mungkin sudah enggak asing dengan adanya perbedaan upah antara pegawai laki-laki dan perempuan. Tapi pernahkah kamu mendengar soal perbedaan jurusan kuliah antara perempuan dan laki-laki?
Ya, sebuah riset yang dilakukan oleh Glassdoor pada 2017 melaporkan bahwa laki-laki dan perempuan tanpa disadari terbagi ke dalam jurusan kuliah yang berbeda-beda.
“Jurusan kuliah dengan prospek menjanjikan biasanya didominasi oleh laki-laki. Sementara jurusan kuliahsosial dan seni cenderung didominasi perempuan,” katanya, dilansir laman NBC, Kamis (13/9).
Hasilnya, laki-laki dan perempuan memiliki jenjang karier dan gaji yang berbeda. “Pilihan jurusan kuliah memiliki dampak besar terhadap pekerjaan dan gaji. Laporan kami menyebut bahwa ketidaksetaraan gender di antara jurusan kuliah menjadi faktor penting dalam perbedaan gaji (di dunia kerja),” terangnya.
Lantas, kenapa perempuan enggak memilih jurusan kuliah yang menjanjikan saja? Well, kenyataannya sedikit lebih kompleks dari itu. Riset yang dilakukan Glassdoor memaparkan faktor-faktor lain yang menyebabkan berbedanya jenjang karier perempuan dan laki-laki.
Di antaranya yakni izin dari orangtua, dan ketidaknyamanan yang dirasakan perempuan saat mengambil jurusan kuliah Sains, Teknologi, Teknik, atau MIPA. Riset dari University of Washington menambahkan bahwa “budaya maskulin mematahkan semangat perempuan yang terlibat di jurusan kuliah tersebut”.
“Stereotip negatif yang didapat perempuan, serta kurangnya panutan, membuat mereka enggak tertarik terhadap jurusan kuliah tertentu. Mereka merasa enggak seharusnya masuk jurusan itu,” jelasnya. (KUMPARAN.COM)
escort mersin escort mersin escort mersin escort mersin erotik film erotik film izle escort malatya escort malatya escort malatya escort malatya
mersin escort | eskişehir escort | escort mersin