Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menyerahkan penghartgaan pada pemenang stan terbaik. (yuvta/humasprov kaltim)

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak resmi menutup Kaltim Expo 2018 dengan tema Satu Dekade Kepemimpinan Profesor Dr H Awang Faroek Ishak  (2009-2018). Indonesia Kaya, Kaltim Tempat Investasi yang Kondusif.  Diikuti 303 stand terdiri instansi pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/ se Kaltim, BUMN/BUMD, serta pelaku UKM dan swasta berpartisipasi. Begitu juga dari pelaku usaha Jawa Timur, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan turut meriahkan Kaltim Expo satu dekade Gubernur Awang Faroek Ishak..

Awang mengatakan apa yang ditampilkan dalam Kaltim Expo ini menggambarkan bahwa pembangunan di   Kaltim saat ini semakin maju dan terus berkembang. “Karena itu, pada saatnya nanti kita bersama akan menikmati hasil-hasil pembangunan, kemakmuran dan kesejahteraan,” kata Awang Faroek Ishak ketika penutupan Kaltim Expo 2018 di Convention Hall Samarinda, yang juga dihadiri Pj Sekprov Kaltim Dr Hj Meiliana, Ketua Pelaksana Kaltim Expo 2018 Abdullah Sani serta Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kaltim, Minggu (2/9).

Awang mengatakan pertumbuhan ekonomi Kaltim secara kumulatif, ekonomi Kaltim 2018 diperkirakan masih tumbuh positif walaupun tidak sebaik tahun sebelumnya.  Perekonomian di daerah ini pada triwulan II-2018 mengalami pertumbuhan cukup baik sebesar 1,84 persen, yang menggambarkan bahwa perkembangan ekonominya kian membaik, dibanding tahun lalu yang sempat berada pada pertumbuhan minus.

Karena itu, Awang mengajak seluruh Bupati/Walikota dan masyarakat Kaltim untuk terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah masing-masing dengan memacu bertambahnya penanaman investasi asing maupun dalam negeri dan inovasi-inovasi lain di semua sektor pembangunan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim yang juga Ketua Pelaksana Kaltim Expo Abdullah Sani mengatakan, even  tahun ini dilaksanakan selama lima hari sejak 29 Agustus-2 September 2018.

Dari hasil selama lima hari ini, dengan jumlah stand 220 Stand, yang terdiri dari stand pameran indor berjumlah 174 Stand dan stand Outdoor berjumlah 46 stand yang kesemuannya berlokasi di dalam areal Convention Hall Samarinda. Transaksi yang terjadi miliaran rupiah. Misalnya transaksi dari stand otomotif Rp5 miliar, elektronik Rp750 juta, UMKM dan kuliner outdoor sebanyak Rp 2,5 milyar.

Setelah menutup Kaltim Expo 2018, Gubernur Awang Faroek Ishak juga menyerahkan penghargaan kepada para juara stand terbaik tahun ini di masing-masing kategori. Selanjutnya, Minggu malam masyarakat Samarinda dihibur artis ibukota Band Kotak di panggung hiburan Kaltim Expo 2018. (jay/sul/ri/humasprov kaltim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here