Meiliana

SAMARINDA – Memasuki September ini Pj Sekprov Kaltim Dr Hj Meiliana meminta seluruh organisasi perangkat daerah  (OPD)    di lingkungan  Pemprov Kaltim untuk bekerja cepat  dengan menjemput bola menyukseskan pelaksanaan  program,  sehingga berimbas  pada penyerapan anggaran.

“Saya minta kepada seluruh OPD dan biro  agar bekerja lebih maksimal. Tingkatkan  kinerja sehingga progres program bisa mencapai terget. Kalaupun ada kendala harus segera diselesaikan dan dilaporkan,  sehingga pada akhir Desember penyerapan anggaran bisa terserap 100 persen, ” pesan Meiliana pada apel pagi Senin (3/9/) lalu.

Meiliana juga mengharapkan, tahun ini merupakan terakhir Gubernur Awang Faroek Ishak menjabat sebagai Gubenur Kaltim. Oleh karena itu di akhir masa jabatannya tersebut diharapkan semua sudah clear and clean dan penyerapan anggaran dari masing-masing OPD dan biro  mampu mencapai 100 persen. Lebih baik dibanding serapan anggaran tahun sebelumnya.

“Maka dari itu, seluruh  OPD harus bisa bekerja cepat dalam realisasi program-progaram yang telah dibuat, kalau perlu   harus jemput bola sehingga progres program pembangunan yanag dilaksanakan bisa lebih maksimal yang tentunya berimbas pada penyerapan anggaran, ” ujarnya.

Dengan  realisasi percepatan penyerapan anggaran, lanjut Meiliana, tentu diharapkan  masing-masing OPD dan biro mulai sekarang  harus  mempercepat realisasinya. Jangan sampai menjelang akhir tahun baru dikebut, sehingga progres program  tidak tercapai sesuai apa yang diharapkan.

“Maka dari itu, kita harapkan seluruh OPD dan biro bisa mempercepat realisasi programnya dengan begitu juga berimbas pada percepatan penyerapan anggaran,” pinta Meiliana.

Dikatakan, perubahan harus dilakukan mulai sekarang untuk menghasilkan kinerja terbaik  dalam mendukung program pembangunan.  Tidak bisa lagi  dengan cara-cara lama yang sudah tidak sesuai dengan kondisi sekarang seiring beragamnya tuntutan pelayanan publik

“Harus mengubah diri untuk tidak berfikiran sempit, tapi harus berfikir komprehensif integral  secara luas.  Dan setiap OPD dan biro harus mampu membuat perencanaan baik dengan target jelas, termasuk dalam mempercepat penyerapan anggaran program,” tegas Meiliana. (mar/sul/humasprov kaltim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here