//
  • 0541-201446 Fax. 0541-746797, 732286
  • humas@litbang.kaltimprov.go.id
  • 425 Street Name, UK, London
  • (123) 456-7890

You Are Here

Peringatan Hakteknas ke-21 Tahun 2016

Keterangan Gambar : ///FOTO : Gubernur Awang Faroek Ishak, menyerahkan penghargaan bagi masyarakat Kaltim yang dinilai aktif mendorong budaya inovatif dan kreatifitas daerah.(dok/sdatekbalitbangdakaltim)

SAMARINDA – Inovasi untuk kemandirian dan daya saing bangsa merupakan tema peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-21 Tahun 2016.

Menurut Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak, tema peringatan itu sangat sesuai dengan semangat pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah saat ini. Bahkan inovasi teknologi dengan pemanfaatan potensi daerah akan mampu mendukung percepatan kemajuan daerah dan pencapaian kesejahteraan rakyat.

“Inovasi teknologi kita yakini mampu mempercepat pembangunan dalam mewujudkan kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat,” katanya saat memimpin upacara peringatan Hakteknas 2016 di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (10/9).

Selain itu, inovasi teknologi mampu meningkatkan daya saing daerah. Terbukti daya saing Kaltim berada posisi ketiga nasional setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur. Guna mendukung pengembangan inovasi teknologi maka pemerintah telah menetapkan pengembangan pendidikan pada perguruan tinggi.

Keinginan pemerintah itu menurut gubernur, sudah dilaksanakan Pemprov Kaltim sejak lama melalui dukungan dan bantuan pendidikan pada Beasiswa Kaltim Cemerlang.

“Kita pacu peningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kaltim melalui sektor pendidikan dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Jadi apa yang diinginkan pusat itu telah kami lakukan sejak awal kepemimpinan saya,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kaltim Dwi Nugroho Hidayanto mengungkapkan dalam mendukung kegiatan inovasi teknologi maka tidak ada kata lain yakni peningkatan SDM melalui sektor pendidikan.

Selain itu, dukungan dan sinergitas dari berbagai elemen masyarakat harus terjalin baik perguruan tinggi (akademisi), swasta (businessman), community (masyarakat) dan pemerintah (government).

“Pengembangan inovasi teknologi harus ada sinergitas ABCD yakni akademisi, businessman (swasta/pengusaha), community (masyarakat) dan government (pemerintah), sehingga teknologi mampu meningkatkan kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Dalam peringatan kali ini diberikan penghargaan bagi masyarakat Kaltim yang dinilai aktif mendorong budaya inovatif dan kreatifitas daerah. Tampak hadir Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal serta asisten dan staf ahli Gubernur Kaltim serta pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kaltim.(yans/es/humaspro).

Sumber : http://www.kaltimprov.go.id/berita-peringatan-hakteknas-ke21-tahun-2016.html

TAGS CLOUD

-->//