Potensi Kawasan di Sekitar ALKI II Bernilai Strategis Bagi Provinsi

By sosial pemerintahan 04 Okt 2017, 13:19:25 WIB Berita
Potensi Kawasan di Sekitar  ALKI II Bernilai Strategis Bagi Provinsi

Gagasan untuk mengembangkan potensi kemaritiman sudah menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sejak tahun 2004. Gubernur Kalimantan Timur mengarahkan kepada Balitbangda Prov. Kaltim untuk melaksanakan kegiatan Pengembangan Potensi Kawasan di Sekitar Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. Proses panjang yang dilalui hingga menghasilkan Nota Kesepakatan Bersama/Memorendum of Understanding (MoU) yang merupakan tujuan utama sudah ditandatangani oleh 11 Provinsi yang berada di sekitar Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II pada Hari Nusantara tanggal 15 Desember 2014 di Kota Baru Kalimantan Selatan disaksikan oleh Presiden RI, Joko Widodo. Provinsi dimaksud meliputi NTB, Bali, Jawa Timur, Kalsel, Kaltim, Kaltara, Sulsel, Sulbar, Sulteng, Sulut dan Gorontalo.

Banyak potensi yang dapat dikembangkan di kawasan disekitar yang dilalui ALKI II sebagai dukungan terhadap program Nasional dalam memajukan industry kemaritiman, diantaranya sektor kelautan dan perikanan, perhubungan, pariwisata, SDM dan Iptek. perdagangan, PU dan infrastruktur dan  lingkungan hidup. Kaltim memiliki potensi kemaritimin yang sangat strategis dalam mendukung ALKI II. “Produksi di bidang penangkapan ikan, Kaltim sudah melebihi target Nasional sehingga perlu penanganan ekspor antar pulau, ”, demikian disampaikan oleh Kasi Reklame dan Jasa Kelautan Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kaltim dalam rapat Panitia Daerah Pengembangan Potensi Kawasan di Sekitar Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II tanggal 26 September 2017 di Balitbangda Prov. Kaltim dipimpin oleh Kepala Bidang Sosial dan Pemerintahan, Ir. Noor Albarkati, MT didampingi oleh Plt. Kasubbid Sosial Budaya (Hj. Robiatun Wahidah, S.Kom, M.Si). Sedangkan untuk sektor Pariwisata, ALKI II dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan Raperda terkait rencana induk industry pariwisata di Kalimantan Timur.

Namun dalam perjalanannya Kesepakatan Bersama (MoU) Pengembangan Potensi Kawasan di Sekitar yang dilalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II  telah selesai ditandatangani direncanakan akan dilakukan penandatanganan naskah MoU tersebut oleh Ibu Susi Pujiastuti Menteri Kelautan dan Perikanan RI selaku Ketua Harian Dewan Kelautan Indonesia (DEKIN) untuk diketahui.  Sesuai dengan rencana dan koordinasi/konsultasi dengan Sekretariat DEKIN, telah ditetapkan bahwa penandatanganan tersebut akan dilaksanakan pada bulan September 2016 pada acara Semiloka Pengembangan Potensi Kawasan di Sekitar yang dilalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II di Sekretariat DEKIN Jakarta bersamaan dengan rencana pembuatan Forum Kerjasama ALKI II 11 Provinsi dan penyerahan Roadmap ALKI II dai DEKIN ke Bappenas. Dalam perkembangannya Dekin sebagai lembaga yang berfungsi sebagai forum konsultasi bagi penetapan kebijakan umum di bidang kelautan dibubarkan berdasarkan Perpres RI No. 116 tahun 2016.

Hingga saat ini Balitbangda sebagai leading sector kegiatan Pengembangan Potensi Kawasan di Sekitar Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II masih menunggu arahan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritim dan Sumberdaya RI pasca dibubarkannya DEKIN. Diharapkan ada tindak lanjutnya karena bernilai strategis bagi Provinsi Kalimantan Timur di masa yang akan datang.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment