HARI KESEHATAN NASIONAL KE 55 TAHUN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

HARI KESEHATAN NASIONAL KE 55 TAHUN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

SAMARINDA – Staf Ahli Gubernur bidang Sumber Daya Alam, Perekonomian Daerah dan Kesra sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim HM Sa’bani pimpin upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55 tahun Provinsi Kaltim tahun 2019, di Halaman Kantor Gubernur Kaltim Selasa (12/11/2019).

Sa’bani membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI dr Terawan Agus Putranto, antara lain mengatakan pembangunan kesehatan dalam lima tahun terakhir ini yang dirasakan manfaatnya. Namun kita tidak dapat menutup mata terhadap berbagai permasalahan yang ada dalam proses pembangunan kesehatan di tanah air.

“Kita masih dihadapkan pada kompleksitas masalah JKN penyediaan pelayanan kesehatan dasar, pemerintah dalam memecahkan masalah-masalah tersebut selaras dengan tuntutan masyarakat kita juga masih dihadapkan pada kesulitan menyediakan obat dan alat kesehatan produk lokal yang murah dan berkualitas,” kata Sa’bani

Ditambahkan, dalam pelaksanaan tata kelola pembangunan kesehatan di daerah pemanfaatan anggaran harus dilaksanakan dan dikelola secara baik benar dan bertanggung jawab, akuntabel dan transparan dengan sistem monitoring.(mar/her/yans/humasprov kaltim)

UPACARA MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2019

UPACARA MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2019

Samarinda – Minggu, 10 November 2019 Balitbangda Prov. Kaltim melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, upacara di ikuti seluruh pegawai Balitbangda Prov. Kaltim yang dilaksanakan di halaman parkir kantor Balitbangda Prov. Kaltim.

BALITBANGDA PROV. KALTIM GELAR PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1441 H

BALITBANGDA PROV. KALTIM GELAR PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1441 H

Samarinda – Senin, 04 November 2019 Balitbangda Prov. kaltim gelar peringatan Nabi Muhammad SAW 1441 H yang diikuti seluruh pegawai.

H. Eddy Kuswadi, SE, MM selaku kepala Balitbangda Prov. Kaltim menyampaikan melalui teladan Nabi Muhammad SAW kita jalin silaturrahmi dalam rangka meningkatkan profesional kerja sebagai aparatur negara.

BIRO PPOD GELAR RAKOR LPPD

BIRO PPOD GELAR RAKOR LPPD

BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Biro Pemerintahan, Perbatasan dan Otonomi Daerah (PPOD) Setdaprov Kaltim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Provinsi Kaltim dan Kabupaten/Kota se-Kaltim Tahun 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Swissbell International Balikpapan, Selasa (29/10/2019) secara resmi dibuka Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim HM Jauhar Efendi mewakili Gubernur Kaltim.

Dra. Y. Purwanti P. MM (Sekretaris Balitbangda Prov. Kaltim)

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur menganggap pelaksanaan Rakor ini sangat penting untuk mewujudkan sinergitas dalam pelaksanan tugas-tugas Pemerintah, provinsi dan kabupaten/kota di Kaltim.

Sekaligus melakukan review terkait Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) terhadap LPPD provinsi dan kabupaten/kota. Diharapkan terwujudnya perbaikan dan peningkatan kapasitas pemerintahan daerah baik provinsi maupun kabupaten dan kota setiap tahunnya.

“Berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri bahwa Kaltim berada diperingkat 6 dari 33 Provinsi dengan skor 3,1020 dengan status sangat tinggi,” sebutnya.

Selain itu, hasil EKPPD 2019 terhadap LPPD Kabupaten/Kota Tahun 2018 terdapat delapan daerah dengan status Capaian Kinerja Sangat Tinggi dan dua berstatus Capaian Kinerja Tinggi.

Rakor menghadirkan narasumber Kasubdit Wilayah I Direktorat Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Drs Faebudodo Hia dan Analis Pemerintah Daerah Wilayah I.b Direktorat EKPKD Bhram Ario Adhi, SH.

Hadir Kepala Biro PPOD Setdaprov  Kaltim Deni Sutrisno dan pimpinan Perangkat Daerah di lingkup Pemprov Kaltim dan kabupaten/kota.

Rakor diikuti 100 peserta dari Perangkat Daerah dilingkungan Pemprov Kaltim dan Tim Penyusun LPPD Kabupaten dan Kota se-Kaltim.(yans/her/humasprovkaltim)

JAMBORE INOVASI KALIMANTAN 2019

JAMBORE INOVASI KALIMANTAN 2019

Palangka Raya Lembaga Administrasi Negara bekerjasama dengan BPSDMD Kalimantan Tengah dan Forum Komunikasi BPSDM dan BKD se-Kalimantan menggelar ajang Jombore

Inovasi Kalimantan (JIK) 2019 di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Jombore Inovasi Kalimantan (JIK) merupakan ajang berkumpulnya Inovator dari berbagai Instansi Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota di Kalimantan untuk mempromosikan dan mendiseminasikan hasil inovsi pelayan publik kepada seluruh stakeholder.

BALITBANGDA PROVINSI AKAN SERAHKAN HASIL PENELITIAN SAMPAH KE PEMKOT SAMARINDA

BALITBANGDA PROVINSI AKAN SERAHKAN HASIL PENELITIAN SAMPAH KE PEMKOT SAMARINDA

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Kalimantan Timur akan menyerahkan hasil penelitian tentang sampah di Kota Samarinda ke Pemerintah Kota Samarinda. Penelitian dilakukan oleh peneliti di Balitbangda dan sepenuhnya dibiayai APBD Kaltim Tahun Anggaran 2019.

“Penelitiannya sendiri sudah rampung, sekarang tim peneliti menyusun laporan hasil penelitian, sebelum hasil penelitian di-finalkan, akan kita bawa ke konsultasi dengan OPD terkait baik di lingkungan Pemprov maupun Pemkot Samarinda. Penyerahan hasil penelitian kita jangka di bulan Januari atau Pebruari 2020,” kata Kepala Balitbangda Provinsi Kaltim, H Eddy Kuswadi, SE., MM didampingi tenaga peneliti,  Suharsono, ST dan Zhikry Fitrian, ST, Kamis (17/10/2019).

Menurut Eddy, penelitian tentang sampah di Samarinda yang dilaksanakan Balitbangda Provinsi Kaltim dalam rangka membantu Pemkot Samarinda dalam mengatasi permasalahan sampah dan pengelolaan sampah secara ilmiah untuk jangka panjang dan sistematis. “Ini wujud kepedulian Pemprov ke Kota Samarinda,” kata Eddy yang mantan Kepala Dispenda Kaltim.

Penelitian tentang sampah di Samarinda, lanjut Eddy, ada tiga obyek yang diteliti, Pertama; penelitian tentang sampah plastik, Kedua; penelitian tentang pengelolaan sampah pasar, dan Ketiga; peramalan volume sampah. “Hasil penelitian tersebut, nanti bisa menjadi rujukan Pemkot Samarinda dalam membuat regulasi atau program terkait dengan sampah,” ujarnya.

Sementara Suharsono dan Zhikry yang terlibat langsung dalam penelitian tentang sampah di Samarinda mengungkapkan, pengambilan sampel dan wawancara terkait obyek penelitian sudah selesai dilakukan, sekarang dalam proses pengetikan, setelah selesai nanti akan dipresentasikan dengan instansi terkait, sebelum di-finalisasi. “Kita jadwalkan keseluruhan kegiatan selesai di bulan Desember depan,” katanya.

Gambaran umum dari hasil penelitian adalah, dalam pengelolaan sampah di Kota Samarinda yang sudah masuk kategori kota besar, perlu modernisasi, berkesesuaian dengan ilmu pengetahuan modern, serta mendayagunakan potensi yang ada, sistematis dan berkelanjutan.

“Untuk detailnya bagaimana mengatasi permasalahan sampah di Samarinda, akan kita uangkap nanti dalam laporan final hasil penelitian,” Zhikry menambahkan. (adv)

escort mersin escort mersin escort mersin escort mersin erotik film erotik film izle escort malatya escort malatya escort malatya escort malatya
mersin escort | eskişehir escort | escort mersin