Pemprov Kaltim berikan penghargaan di Upacara HUT ke-64 Provinsi Kaltim

57 Views

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar upacara peringatan HUT ke-64 Provinsi Kalimantan Timur (9/1/21) di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur Jalan Gajahmada Samarinda.

Gubernur Kaltim Isran Noor memimpin upacara peringatan ini menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut berperan membangun daerah Kaltim.

Pada upacara yang diselenggarakan secara virtual dan langsung dengan protokol kesehatan yang ketat serta undangan terbatas ini, Pemerintah Kalimantan Timur memberikan sejumlah apresiasi kepada masing-masing daerah di Kalimantan Timur yang berhasil dalam membangun Kaltim berupa pemberian penghargaan panji-panji keberhasilan pembangunan di 55 bidang kerja pemerintah.

Gubernur kaltim Isran Noor menyerahkan panji-panji keberhasilan pembangunan bagi Kabupaten dan Kota sedangkan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyerahkan trofi kepada Bupati dan Walikota se Kaltim secara simbolis.

berdasarkan data dari panitia upacara, penerima panji keberhasilan pembangunan terbanyak diraih Kota Balikpapan dengan 17 panji, diikuti Berau 11 panji, Kutai Kartanegara 8 panji, Bontang dan Samarinda 6 panji, Penajam Paser Utara dan Kutai Timur 2 panji, dan Kabupaten Paser, Mahakam Ulu dan Kutai Barat masing-masing 1 panji.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan Panji-panji diberikan setelah sebelumnya Pemerintah Provinsi Kaltim melalui perangkat daerah terkait melakukan evaluasi atas kebijakan dan kinerja kabupaten dan kota se-Kaltim.

“Kita selalu evaluasi. Dan ini indikator keberhasilan kabupaten dan kota melaksanakan pembangunan”, ujar Isran Noor.

(tim Media Center)

 

 

 

Balitbangda Prov. Kaltim hadiri Rapat Paripurna Ke-2 DPRD Kaltim tahun 2021

110 Views

Balitbangda Provinsi Kalimantan Timur mengikuti Rapat Paripurna ke-2  DPRD Kaltim tahun 2021 dalam rangka Peringatan HUT Pemprov Kaltim ke 64. Rapat dihadiri Kepala Balitbangda Kaltim H. Abdullah Sani, SH, M.Hum., dan Kabid Sospem Ir. Noor Albarakati, M.T. dan Staf di Hotel Mercure Kaltim, Jumat (8/1/21).

Rapat Paripurna ke-2 DPRD Kaltim tahun 2021 ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan disiplin.

Rapat Paripurna DPRD kali ini membahas agenda tentang peringatan ulang tahun ke 64 Provinsi yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kaltim Muhammad Samsun dengan dihadiri 28 anggota DPRD Kaltim yang hadir secara langsung maupun virtual.  Selain juga dihadiri Gubernur Kaltim Isran Noor, Wagub Hadi Mulyadi, Sekprov Kaltim M Sa’bani, Anggota Forkopimda Kaltim, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kaltim.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPRD Kaltim Muhammad Samsun mengatakan  DPRD dan Pemprov Kaltim akan terus bersinergi mewujudkan pemerataan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur. Untuk itu ia berharap, Kalimantan Timur bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional. ” Kedepan, besar harapan Kalimantan Timur menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Mari kita bersama-sama mendukung program pembangunan pemerintah dengan memberikan pengabdian terbaik bagi Benua Etam sesuai dengan latar belakang profesi kita masing-masing,” Kata Muhammad Samsun.

Gubernur Kaltim, Isran Noor dalam sambutannya banyak mengingatkan terkait Covid-19. Bahkan, ia mengajak masyarakat untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19 yang akan segera dilakukan oleh arahan Pemerintah Pusat.

“Kita harus menjadi teladan atau contoh kepada masyarakat , vaksin yang sudah datang di Kaltim saat ini merupakan vaksin yang sudah melalui uji klinis, karenanya kebersamaan dan dukungan semua pihak menjadi salah satu kunci untuk menekan penyebaran virus corona,” kata Isran.

Pada kesempatan ini dilakukan pemberian piagam penghargaan kepada para tokoh berjasa dan masyarakat berprestasi di Kaltim. Piagam ini diserahkan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor didampingi Wakil Gubernur Hadi Mulyadi, Wakil ketua I DPRD Kaltim Muhammad Samsun dan Wakil Ketua III Sigit Wibowo.

(Tim Media Center)

 

 

 

SEMINAR HASIL KAJIAN KELITBANGAN

158 Views

Balitbangda Provinsi Kalimantan Timur menggelar Seminar Hasil Kajian Kelitbangan dalam rangka meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat untuk Kalimantan Timur berdaulat pada Kamis, 17 Desember 2020 di Aula Litbang Kantor Balitbangda Provinsi Kaltim.

Terdapat 3 hasil kajian yang disampaikan, yaitu 1.Optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal, 2. Strategi pengembangan inovasi pada industri pengolahan hasil perikanan di kota bontang dan 3. Analisis nilai tambah produk pertanian di provinsi kalimantan timur

Seminar ini dihadiri para pejabat dan staf Balitbangda Prov. Kaltim, Perwakilan OPD Provinsi Kaltim dan BUMD Kaltim, Para Penyaji dan Peneliti Balitbangda Prov. Kaltim, Para Pembahas yang berasal dari Universitas Mulawarman, Universitas 17 Agustus 1945 dan Universitas Widyagama Mahakam.
Selain undangan secara langsung, seminar ini juga diikuti secara daring oleh Balitbangda dan Bapelitbang kabupaten/kota se-Kaltim, beberapa perwakilan perusahaan swasta, Dinas Tenaga Kerja Kota Balikpapan dan Bontang, Dinas Sosial Balikpapan dan Bontang, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Kota Bontang, Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan kota Bontang.

Dalam sambutannya, Kepala Balitbangda Provinsi Kalimantan Timur, Abdullah Sani S.H., M.Hum. mengatakan kepada para hadirin untuk dapat memberikan masukan terkait hasil penelitian yang disampaikan agar Balitbangda Provinsi Kalimantan Timur bisa lebih berperan aktif untuk pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat sehingga hasil penelitian tidak hanya menjadi tumpukan buku semata.
Lebih lanjut, Abdullah Sani mengharapkan adanya penguatan-penguatan melalui riset dan inovasi di segala bidang dan sektor. Diharapkan pula akan muncul hasil-hasil kajian bersama dengan Perguruan Tinggi, Lembaga Kelitbangan, Pemerintah Pusat, Perangkat Daerah baik di Provinsi maupun Kabupaten/Kota.
(Tim Media Center)

Rapat Finalisasi Pemenang Panji-Panji Keberhasilan Pembangunan Tahun 2020

114 Views

Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Finalisasi Pemenang Panji-Panji Keberhasilan Pembangunan Tahun 2020 di Aula Kantor Balitbangda Kaltim (15/12/20).

Rapat ini dihadiri perwakilan dari 35 Perangkat Daerah yang bertanggung jawab terhadap usulan panji-panji Keberhasilan Pembangunan.

Di akhir rapat, Kepala Balitbangda Provinsi Kaltim, Abdullah Sani SH, M.Hum., memberikan sejumlah masukan dan usulan, antara lain; Pada tahun mendatang, semua usulan harus dalam bentuk penetapan. Abdullah Sani menyampaikan perlu adanya penambahan Panji, yaitu bidang UMKM, bidang tertib pertanahan, bidang penyelolaan Posyandu, bidang Hukum, bidang HAM, bidang Telekomunikasi dan bidang Pengelolaan Aset. Tujuannya adalah untuk memacu kabupaten kota melakukan terobosan perbaikan terhadap pembangunan di daerah masing-masing.

Selain itu Kepala Balitbangda Kaltim juga menyarankan untuk memberikan piala bergilir gubernur bagi kabupaten/kota yang berhasil menjadi juara umum berdasarkan perhitungan kumulatif, baik juara 1,2, maupun 3.

Rencananya, Panji Keberhasilan Pembangunan akan dianugerahkan kepada pemerintah kabupaten dan kota se-Kaltim pada puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-64 Provinsi Kaltim.
Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, nantinya penyerahan panji akan diserahkan secara simbolis untuk satu panji, sedangkan daftar penerima panji yang lain akan dibacakan secara keseluruhan. Oleh karena itu, peserta upacara dan undangan akan dibatasi. Keterangan lebih lengkap terkait pelaksanaan penyerahan penghargaan akan disampaikan lebih lanjut dalam surat resmi Gubernur Kaltim. (Tim Media Center Balitbangda)

CEGAH PENYEBARAN COVID 19, BPBD KALTIM SEMPROT DISINFEKTAN KANTOR BALITBANGDA PROV. KALTIM

208 Views

 

Dalam upaya mencegah penyebaran virus COVID-19, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur melakukan penyemprotan disinfektan di kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Kalimantan Timur, Senin (7/12/2020).

Penyemprotan disinfektan ini merupakan langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menghindari penyebaran COVID-19, terutama di area perkantoran.

Selama penyemprotan berlangsung, petugas memastikan setiap ruangan yang disemprot dalam keadaan kosong atau tanpa pegawai di dalamnya. Total sebanyak 7 petugas dikerahkan dalam kegiatan ini.

Penyemprotan disinfektan ini merupakan kegiatan rutin berkala yang  dilakukan BPBD Kaltim sejak awal masa pandemi COVID-19 di Kalimantan Timur khususnya Kota Samarinda. Sasarannya adalah seluruh kantor lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Untuk Balitbangda sendiri, telah enam kali dilakukan penyemprotan.

(Tim Media Center Balitbangda Prov. Kaltim)

Badan Litbang Kemendagri Dorong Upaya Peningkatan Kapasitas Peneliti

499 Views

JAKARTA-Peneliti merupakan ujung tombak bagi keberadaan Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang). Karenanya, peningkatan kapasitasnya perlu diperhatikan, agar menghasilkan kinerja yang maksimal. Merespons kebutuhan tersebut, Badan Litbang Kemendagri menggelar Forum Diskusi Selasa bertajuk “Penguatan Kapasitas Pejabat Fungsional Peneliti”, Selasa (18/8/2020).

Kegiatan yang digelar secara virtual ini melibatkan peneliti dari Badan Litbang Kemendagri dan Badan Litbang maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi kelitbangan, baik di provinsi dan kabupaten/kota. Sementara narasumber yang hadir yakni Gono Semiadi yang merupakan Ketua Majelis Asesor Peneliti Pusat, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Kepala Badan Litbang Kemendagri, Agus Fatoni, menjelaskan, Forum Diskusi Selasa atau disingkat Fordisel, merupakan wadah untuk mendiskusikan berbagai upaya peningkatan kapasitas Badan Litbang dari berbagai aspek, termasuk sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. “Penguatan kapasitas peneliti perlu kita lakukan karena tantangan yang akan datang membutuhkan kemampuan yang semakin baik,” ujar Fatoni saat membuka kegiatan tersebut.

Fatoni menambahkan, peningkatakan kapasitasi dibutuhkan karena menyadari secara kuantitas jumlah peneliti masih belum mencukupi kebutuhan. Di sisi lain, secara kualitas masih banyak hal yang dapat terus ditingkatkan. “Khususnya di lingkungan pemerintah daerah dan Kemendagri, dalam rangka mendorong kinerja,” tuturnya.

Fordisel rencananya bakal menjadi kegiatan rutin Badan Litbang Kemendagri. Selain kegiatan tersebut, Badan Litbang Kemendagri juga menggelar webinar rutin setiap Rabunya. Fatoni menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kinerja Badan Litbang agar semakin berkualitas. (MJA)

Mendagri: Kepala Daerah Jangan Takut Berinovasi

464 Views

JAKARTA– Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, meminta agar kepala daerah tidak ragu dan takut dalam mengambil kebijakan, termasuk melakukan inovasi. Sebab, hal itu telah dijamin dalam UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Dalam aturan itu disebutkan, bahwa kebijakan tidak dapat dipidanakan karena merupakan hak diskresi kepala daerah. “Kepala daerah tidak ragu dan tidak takut berinovasi dalam mengelola potensi yang dimiliki serta jeli dalam mengkaji dan menerapkan peraturan yang berlaku,” tutur Mendagri.

Hal itu disampaikan Mendagri saat memberikan sambutan pada gelaran penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) yang digelar Koran Sindo dan sindonews.com, Rabu (23/8/2020). Sambutan tersebut dibacakan oleh Kepala Badan Litbang Kemendagri, Agus Fatoni, yang hadir mewakili Mendagri.

Mendagri menambahkan, sejalan dengan amanat UU Nomor 30 Tahun 2014 tersebut, Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan sekaligus mengingatkan kepada kejaksaan dan kepolisian. Ada lima instruksi yang disampaikan oleh Presiden. Pertama, kebijakan diskresi tidak bisa dipidanakan. Kedua, tindakan administrasi pemerintahan juga sama tidak bisa dipidanakan. Polisi dan kejaksaan harus bisa membedakan tindakan yang betul-betul pidana. Ketiga, penegak hukum harus cermat menyikapi temuan Badan Pengawas Keuangan soal potensi kerugian negara. Keempat, kerugian negara yang bisa dipidanakan harus konkret, tidak mengada-ada. Kelima, tidak diekspose ke media secara berlebihan sebelum dilakukan penuntutan.

Adapun gelaran penghargaan KDI ini, merupakan ajang tahunan untuk mengapresiasi kepala daerah yang berinovasi dan melakukan terobosan dalam membangun daerahnya. Kegiatan tahun ini digelar secara virtual dengan memberikan penghargaan kepada 18 kepala daerah yang terdiri dari 11 bupati, 4 wali kota, dan 3 gubernur.

Kepala Badan Litbang Kemendagri Lantik 30 Pejabat Eselon IV

467 Views

JAKARTA– Kepala Badan Litbang Kemendagri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si, melantik 30 pejabat pengawas eselon IV di lingkungan Badan Litbang Kemendagri. Enam di antaranya merupakan promosi jabatan, sedangkan 24 lainnya mutasi jabatan. Pelantikan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, dan sebagian besar mengikutinya secara virtual, Jumat (11/9/2020).

Dalam sambutannya, Fatoni menegaskan pejabat yang dilantik agar melaksanakan tugas barunya dengan baik. Dengan tugas baru tersebut, pengalaman yang dimiliki bakal kian melimpah, sehingga menjadi bekal dalam menjalankan tugas pengabdiannya kepada bangsa dan negara. “Saya percaya bahwa saudara-sauadara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ujar Fatoni.

Fatoni mengingatkan, sumpah janji yang diucapkan oleh para pejabat yang dilantik sudah semestinya dijalankan dengan baik. “Dan ingat sumpah janji yang disampaikan tadi itu didengar oleh Tuhan yang maha kuasa dan kita semua,” katanya. Dirinya mengajak agar para pejabat berkomitmen untuk menjaga sumpah janji tersebut.

Fatoni menjelaskan, pengisian jabatan eselon IV di Badan Litbang Kemendagri dilakukan secara objektif melalui pembicaraan dengan para pimpinan. Sementara pengisian jabatan yang kosong, dilakukan melalui seleksi secara terbuka. Seleksi tersebut untuk mengetahui sekaligus memahami kemampuan masing-masing pendaftar. Dengan cara ini, katanya, dapat melihat kesungguhan mereka. “Apabila yang mendaftar berarti sudah siap, kalau yang belum mendaftar berarti memang belum siap,” ujarnya.

Seleksi tersebut dilakukan dengan sejumlah tahapan, seperti wajib menulis makalah dan memaparkannya di depan tim penilai. Dengan demikian, lanjut Fatoni, para pendaftar akan terbiasa menuangkan idenya ke dalam tulisan dan mampu menyampaikan gagasannya di depan publik secara baik. “Seleksi ini merupakan sarana latihan dan peningkatan kapasitas,” tuturnya.

Fatoni menjelaskan, keahlian itu penting karena setiap pejabat dapat sewaktu-waktu mewakili lembaga untuk berhadapan dengan pihak lain. “Karena seluruh pejabat Eselon IV, III, II, I pada saat tertentu akan mewakili lembaga dan berhadapan dengan banyak orang yang mengharuskan bisa menyampaikan gagasan tentang apa yang menjadi kebijakan organisasi,” ujarya.

Selain itu, Fatoni juga mengajak kepada seluruh pegawai Badan Litbang Kemendagri untuk serius dalam menjalankan tugasnya masing-masing. Para pegawai juga diimbau jangan hanya menunggu perintah, tetapi harus berkreasi dan berinovasi.

Pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Sekretaris Badan Litbang Kemendagri Dr. Kurniasih, Kepala Biro Kepegawaian Kemendagri Rahajeng Purwianti, dan Kepala Pusat Litbang di lingkungan Badan Litbang Kemendagri. Selain itu, pelantikan juga disaksikan oleh pegawai Badan Litbang lainnya, yang mengikuti secara virtual, baik dari ruangan rapat di masing-masing Pusat Litbang, maupun ruangan lain yang telah ditentukan.

Kemendagri terus Mendorong Daerah untuk Berinovasi

429 Views

JAKARTA-Kemendagri berupaya mendorong pemerintah daerah agar terus berinovasi dengan meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah. Tujuanya, untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah. Salah satu upaya ini dilakukan dengan menggelar Innovative Government Award (IGA). IGA merupakan kegiatan tahunan yang digelar Kemendagri melalui Badan Litbang.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian dalam sambutannya yang dibacakan Sekjen Kemendagri, Muhammad Hudori, saat membuka forum penilaian presentasi inovasi oleh kepala daerah secara virtual, Rabu (11/4/2020). Presentasi kepala daerah merupakan bagian dari tahapan penilaian IGA.

“Kegiatan ini juga merupakan kewajiban pemerintah untuk mengembangkan invensi dan inovasi, pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib menggunakan hasil Invensi dan Inovasi nasional untuk pembangunan nasional, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sisnas Iptek,” lanjut Mendagri.

Melalui ajang IGA, tambah Mendagri, diharapkan mampu mencapai agenda pembangunan untuk meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing. Selain itu, juga dapat memacu pertumbuhan ekonomi wilayah, sekaligus meningkatkan pemerataan pembangunan kawasan dan daerah tertinggal, terdepan, serta terluar. “Percepatan pertumbuhan ekonomi wilayah diarahkan pada pengembangan sektor-sektor unggulan, pengembangan jaringan transportasi massal, penguatan konektivitas, perluasan kesempatan kerja, peningkatan nilai perdagangan wilayah, penguatan daya saing wilayah,” ujar Mendagri.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai IGA 2020, Inspektur Jenderal Kemendagri Tumpak Haposan Simanjuntak, menuturkan ada lima kategori pemenang dalam IGA 2020, yakni Provinsi Sangat Inovatif, Kabupaten Sangat Inovatif, Kota Sangat Inovatif, Daerah Teringgal Sangat Inovatif, dan Daerah Perbatasan Sangat Inovatif. Dari lima kategori itu, sebanyak 38 daerah yang berhasil lolos ke tahapan presentasi. Rincian jumlah itu yakni, terdiri dari 7 provinsi, 12 kabupaten, 12 kota, 3 daerah tertinggal, dan 4 daerah perbatasan.